Ratusan Pemuda dan Mahasiswa Pontianak Berdoa Bersama untuk Korban Bom Surabaya

oleh -1.153 views
Aksi solidaritas pemuda dan mahasiswa di kawasan Tugu Digulis Untan, Pontianak, Selasa (15/5/2018) malam, berdoa untuk korban bom di Surabaya.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Ratusan pemuda lintas etnis dan agama yang tergabung dalam aliansi pemuda dan mahasiswa Pontianak, menggelar aksi solidaritas untuk korban teror bom bunuh diri di Surabaya, Jawa Timur. Aksi damai digelar di kawasan Tugu Digulis Untan, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (15/5/2018) malam.

“Kita secara tegas menolak aksi terorisme yang terjadi di Surabaya. Itu cukup membuat hati kita resah dan hari kita berduka. Kita juga menyampaikan kepada semua masyarakat atau orang-orang yang menjadi korban di Surabaya, kita turut berbelasungkawa,” ujar perwakilan mahasiswa, Abdul Wesi.

Ia mengatakan, secara tegas aliansi mahasiswa dan pemuda Pontianak menolak segala bentuk aksi terorisme. Wesi yang merupakan Ketua PC PMII Kota Pontianak ini menegaskan, bahwa aksi keji tersebut bukanlah mengatasnamakan agama.

“Yang namanya terorisme itu tidak ada dalilnya bahwa itu benar, semuanya itu tetap salah. Yang namanya terorisme itu pasti salah. Karena tidak ada kebenaran yang itu membunuh orang,” katanya.

Aksi solidaritas aliansi pemuda dan mahasiswa Pontianak terdiri dari organisasi kepemudaan, yakni Pemuda Perdamaian, PMKRI, PMII, Hikmahbudhi, HMI, GMKI, GMNI, dan Barusan Pemuda Adat Nusantara.

Selain pernyataan sikap, aksi diisi dengan pembacaan doa bersama masing-masing agama yang ditujukan untuk korban teror bom Surabaya. Aliansi mahasiswa menyalakan lilin sebagai bentuk berkabung atas tragedi tersebut.

Aksi solidaritas ditutup dengan pembacaan puisi dan pembubuhan tandatangan pernyataan sikap menolak segala bentuk aksi terorisme. (qrf)