Dinas Kesehatan Kota Singkawang Terus Pantau Penyebaran Rabies

oleh -837 views

SINGKAWANG, KILASKALBAR.com – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang memantau terus perkembangan penyebaran sekaligus pengendalian rabies.

Pemantauan tersebut dilakukan bersama Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan.

Kasi Pemberantasan, Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, Mursalin mengatakan, hingga saat ini, seluruh vaksin anti rabies (VAR) yang sudah disebar baik ke rumah sakit hingga rabies center di puskesmas mencapai 150 vial.

“Terakhir pasokan VAR kita sudah ada 150 vial. Pendistribusiannya ke rumah sakit dan rabies center di puskesmas,” kata Mursalin, Jumat (13/4/2018).

Mursalin menambahkan, saat ini pasokan yang ada di Dinkeskb ada 40 vial. Selain pasokan VAR yang ada dan siap pakai, pihaknya juga kembali mengusulkan anggaran biaya untuk tambahan VAR sebanyak 50 vial.

Hal ini merupakan bentuk antisipasi apabila ada warga terserang gigitan anjing yang diduga positif rabies.

“Ssebagai bentuk antisipasi saja, kita usulkan anggaran penambahan 50 vial VAR, ika ada kasus gigitan anjing yang terindikasi membawa virus rabies,” katanya.

Penggunaan vial tersebut, jelas Mursalin, sama dengan sekali dosis. Dimana rata-rata warga yang terserang gigitan anjing terindikasi rabies membutuhkan setidaknya 4 vial.

“Usulan tambahan kita hanya 50 vial dan itu berati hanya bisa digunakan untuk 11sampai 12 orang saja,”ujar Mursalin.
“Namun jika masih kurang maka kita bisa meminta bantuan provinsi,” tambahnya.

VAR ini hanya tersedia dan disiapkan Dinkeskb, saja sehingga tidak dijual bebas baik di apotek bahkan toko obat.

Meski demikian, jelas Mursalin, pihaknya berharap tidak muncul lagi kasus gigitan anjing kepada warga yang terutama anjing pembawa virus rabies kelak dikemudian hari.

“Namun jika ada maka kita juga sudah siap dengan memberikan vaksin kepada warga yang terkena gigitan anjing tersebut,” katanya.
(*/Noy)