Kelompok Tani di Terentang Sampaikan Aspirasi, Daniel Johan Ajak Petani Sama-Sama Kawal Program

oleh -1.720 views
Salah satu petani di Kecamatan Terentang menyampaikan aspirasinya kepada Daniel Johan.

KUBU RAYA, KILASKALBAR.com – Sejumlah kelompok tani (poktan) di Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk pengembangan sektor pertanian khususnya padi.

Berkesempatan bertemu dengan Wakil Ketua Komisi DPR RI, Daniel Johan yang hadir di Desa Teluk Empening guna menyerap aspirasi, para petani dari sejumlah poktan pun menyampaikan harapan mereka, Senin (10/9/2018).

Kepala Desa Teluk Empening, Firdaus menyampaikan, hampir 80 masyarakat di Kecamatan Terentang adalah petani. Saat ini sektor pertanian padi, meski telah didukung oleh cetak sawah, namun hasilnya belum begitu memuaskan.

“Hampir 80 persen masyarakat Terentang ini petani. Banyak cetak sawah namun masih belum maksimal sehingga hasilnya belum memuaskan. Kalau ada bantuan infrastruktur, sarana dan prasarana tentu akan memuaskan hasil. Petani di sini masih secara tradisional,” ujar Kepala Desa Teluk Empening, Firdaus.

Salah satu anggota poktan, Musyadat mengatakan, dalam bertani petani di sini masih melakukannya dengan cara tradisional. Maka dari itu, program bantaun berupa alat mesin pertanian (alsintan) sangat diperlukan.

“Kalau bisa didatangkan alat untuk tanam. Itu sangat penting. Kalau satu hektare, cara tradisional kami paling bisa menggarap setengah (hektare) mampunya,” ucap petani asal Desa Radak 1 ini.

Ia mengungkapkan bahwa poktan di dusunnya pernah menerima bantuan alsintan aspirasi dari Daniel Johan yang disampaikan oleh anggota legislatif Kubu Raya dari Fraksi PKB, Jainal Abidin, yaitu satu unit hand tractor.

Musyadat meyakini, ke depan Daniel Johan bisa kembali memperjuangkan program bantunan kepada petani di Kecamatan Terentang. Harapannya, petani bisa dibantu mesin air dan alat perontok padi.

“Alhamdulillah kami sudah menerima bantuan satu hand tractor melalui pak Jainal. Kita masih menunggu mesin air dan perontok padi. Mohon kami diprioritaskan,” harapnya.

Selain itu, petani di Kecematan Terentang juga berharap adanya pembinaan dari pemerintah terhadap para pemuda desa untuk mau bertani.

Musyadat mengatakan, di desa para pemuda saaat ini banyak yang enggan turun bertani. Entah karena pekerjaan ini cukup berat sehingga pemuda tidak mau bertani.

“Anak-anak muda tidak begitu suka untuk bertani. Mungkin dengan adanya alat tanam agar lebih mempermudah bertani, pemuda di sini mau bertani,” katanya.

Bersilaturahmi untun mendengar aspirasi, Daniel Johan datang bersama anggota DPRD Kalbar, Kadri. Daniel menyatakan dirinya siap memperjuangkan aspirasi dan usulan para petani tersebut.

“Tentu usulan-usulan kita dorong sampai ke APBN. Di luar itu kita juga akan suarakan di pusat,” ujarnya.

Daniel mengajak para petani untuk bersama-sama mengawal apa yang harapan petani ini. Wasekjen DPP PKB ini tidak ingin berjanji, tapi dia berkomitmen pada dirinya sendiri akan berusaha sekuat tenaga untuk selalu ada bersama petani maupun nelayan.

“Program harus sama-sama kita kawal. Melalui kelompok tani yang ada, kita mengawal ini. Kalau ada program, saya akan langsung komunikasikan ke pak kades,” katanya.

“Seluruh usulan itu akan kita musyawarahkan. Untuk desa yang saya hadir, tentu saya prioritaskan. Tentu saja untuk daerah-daerah pedalam kita juga perhatikan,” timpal dia.

Daniel menuturkan, di Komisi IV DPR RI yang membidangi di antaranya pertanian, perikanan, dan kehutanan ini, dirinya tengah memperjuangkan dua program pertanian agar masuk dalam program nasional.

Pertama, mendorong hilirisasi industrialisasi pertanian. Ia menjelaskan, di sini petani berdaulat. Industri pangan dikuasai oleh petani, dan memotong para tengkulak yang memainkan harga. “Ini kita dorong menjadi program nasional,” ucapnya.

“Yang kedua kita dorong program manajemen air nasional, termasuk irigasi. Sehingga persoalan pengairan menjadi solusi pada permasalahan irigasi pertanian,” tuturnya.

Anggota Komisi II DPRD Kalbar yang membidangi pertanian, Kadri menambahkan, selain Daniel di pusat, dirinya juga berkomitmen mendorong kemajuan pertanian di Kalimantan Barat.

Ia juga siap mengawal kebijakan yang menguntungkan bagi para petani, agar pemerintah mau memperhatikan nasib petani dalam memajukan sektor pertanian

“Kita dorong terus. Apalagi Pak Midji punya komitmen untuk pertanian di Kalbar. Mudah-mudahan apa yang kita usahakan hari ini bisa terkabul,” katanya.

Kunjungan Daniel menyerap aspirasi masyarat ke desa-desa yang ada di Kalbar ini, adalah yang kesekian kalinya. Teluk Empening menjadi desa ke-930 yang telah Daniel datangi sejak ia menjadi anggota DPR RI, sekitar empat tahun lebih yang lalu. (qrf)