Pangdam: Program TMMD Merupakan Wujud Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat

oleh -1.514 views
Kerjasama Pemkab Landak dan Kodim 1201/Mempawah.

LANDAK, KILASKALBAR.com – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Achmad Supriyadi menuturkan, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan kegiatan yang perlu mendapat dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah daerah. Membangun bangsa ini tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga atau organisasi tertentu, tetapi perlu dilakukan Bersama-sama.

Program TMMD yang dilaksanakan TNI AD dengan turun langsung ke desa-desa, itu sesuatu yang menggugah masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Selama ini tidak ada aktifitas yang diprogramkan oleh TNI yang hanya dilakukan sendiri oleh TNI, tetapi senantiasa melibatkan masyarakat sehingga selalu mendapat dukungan dan partisipasi masyarakat.

“Program TMMD merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat, karena rohnya TNI berasal dari rakyat. Hal tersebut dapat dilihat dari gigihnya Satgas TMMD Kodim 1201/Mempawah dengan semangat yang tinggi membantu Pemkab Landak mengentaskan pembangunan wilayah teritorial yang tertinggal,” katanya di Sempatung, Rabu (8/8/2018).

Peran serta masyarakat untuk membantu personel TNI yang tergabung dalam satgas TMMD menunjukkan kemanunggalan TNI-Rakyat tetap terpelihara dengan baik. Di samping itu keikutsertaan personel Polri dalam satgas TMMD juga mencerminkan soliditas TNI dan Polri dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera.

Baca juga: Kodim 1201/Mempawah dan Pemkab Landak Bahu Membahu Buka Keterisolasian Sempatung

Prajurit TNI terlibat langsung dalam TMMD mendorong masyarakat untuk ikut aktif dalam setiap kegiatan yang dipelopori TNI AD.

“Sinergisitas yang baik antara TNI dan Pemkab Landak tentu harus diapresiasi, terlebih ibu bupati Landak ini bisa memanfaatkan program TMMD untuk meningkatkan kualitas infrastruktur yang ada, tentu hal ini sangat positif untuk pemkab dan masyarakat,” ucapnya

Pangdam berharap, sinergisitas antara TNI dan Pemkab Landak ini bisa terus berlanjut ke depan, untuk program pembangunan lainnya. Dirinya menyatakan, TNI akan selalu siap untuk mendukung program pembangunan yang dilakukan pemerintah, karena itu juga menjadi bagian dari tugas TNI, untuk operasi selain perang.

“Tugas Operasi Militer Selain Perang ini tentunya tidak kalah penting dari Operasi Militer untuk Perang, karena diperlukan jiwa rela berkorban serta semangat bergotong-royong. Untuk itu, bersama masyarakat dalam membangun daerah perkampungan yang hidupnya masih di bawah garis kemiskinan, perlu kita kembangkan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Sempatung, Timotius menyatakan sangat berterimakasih kepada Pemkab Landak dan TNI AD yang sudah memilih desa mereka sebagai pusat kegiatan TMMD ke-102 dibawah Kodim 1201/Mempawah.

Menurutnya, kehadiran TNI untuk membantu dan memberi semangat serta pengabdian yang tinggi dalam memajukan masyarakat di daerah Sempatung, tentu memberikan pengalaman berharga bagi masyarakat disana. TNI juga ingin melalui program ini, masyarakat dapat menikmati pembangunan secara merata sampai pelosok desa sekalipun, dan ini sudah terbukti,” katanya.

Dirinya melihat sendiri, dalam program TMMD tersebut, antara masyarakat dan TNI bersatu padu melakukan proses pembangunan. Bahkan, ketika tidak bekerja, antara TNI dan masyarakat Sempatung bisa berbaur dan bersatu, membuktikan kedekatan TNI dengan masyarakat.

“Kami harapkan setelah kegiatan ini, ada kelanjutan untuk program lainnya sehingga, desa kami yang terpencil ini bisa semakin mandiri,” tuturnya. (*/qrf)