BNN Gelar Forum Komunikasi Anti Narkoba Berbasis Online Untuk Netizen

oleh -1.848 views
Forum Komunikasi Anti Narkoba berbasis online bagi netizen di Aula Kampung Batu, Singkawang, Senin (7/5/2018).

SINGKAWANG, KILASKALBAR.com – Penyalahgunaan dan peredaran narkoba merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang mengancam Indonesia dan bisa digunakan sebagai salah satu senjata dalam proxy war.

Meningkatnya jumlah kasus serta tingginya jumlah pecandu narkoba membuat BNN Kota Singkawang menggandeng sejumlah komunitas media sosial serta media center dalam acara Forum Komunikasi Anti Narkoba berbasis online bagi netizen di Aula Kampung Batu untuk bersama-sama perangi narkoba, Senin (7/5/2018).

Kepala BNN Kota Singkawang Chrismas Siswanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar diseminisasi informasi P4GN masuk ke lini ke masyarakat dalam dunia Informasi.

“Makanya kita kumpulkan di sini bertujuan agar masing-masing blok dapat di ihat ke masyarakat khususnya di dunia maya atau internet agar pencegahan narkoba ini tepat sasaran,” ujar Christmas, Senin (7/5/2018).

Dirinya mengatakan, selama ini hanya di lakukan di media koran, namun kali ini kita lakukan didunia Informatika, terutama ITE.

“Karena pengguna ITE sangat besar. Jadi kita lakukan menggunakan ITE. Hal ini di rasa sangat tepat sasaran,” jelasnya.

“Anak-anak sekarang kan rata-rata sudah menggunakan ponsel android. Dimana melalui internet seluruh Indonesia bisa terlihat,” tambahnya.

Sehingga, sambung Chrismas, dengan keterlibatan para komunitas media sosial ini nanti setidaknya bisa menyelamatkan anak bangsa dari pengaruh narkoba.

“Terlebih narkoba ini sudah menyebar luas di masyarakat baik dari kalangan bawah sampai ke atas,” tuturnya.

Hingga per 30 April 2018, BNN sudah merehabilitasi pecandu narkoba sebanyak 32 orang.

“Ini baru sampai 30 April 2018, sudah ada puluhan orang yang kita rehabilitasi,” katanya. (mizar)