Sepekan Imunisasi Measles Rubella di Kalbar Capai 11 Persen

oleh -1.753 views
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Andy Jap.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Sejak dicanangkan sekitar sepekan lalu, capaian imunisasi Measles Rubella (MR) sudah 11 persen dari yang ditargetkan sebanyak 1,3 juta anak.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kalbar Andy Jap mengatakan, guna mencapai target yakni 95 persen dari target 1,3 juta jiwa, pihaknya terus mengampanyekan imunisasi MR.

Untuk saat ini, pelaksanaan imunisasi MR khususnya bagi masyarakat muslim diundur lantaran polemik kehalalan vaksin MR. Pihak Diskes masih menunggu sertifikasi halal dari MUI pusat.

“Teman-teman di kabupaten/kota ada yang menjadwal ulang bagi yang mempermasalahkan dari sisi agama. Ini sesuai dengan imbauan dari MUI dan berharap dalam seminggu ini bisa segera tuntas,” ujar Andy Jap di kegiatan Editor Meeting dan Workshop Jurnalis Kampanye Imunisasi MR di Kalimantan Barat di Hotel Santika Pontianak, Selasa (7/8/2018).

Andy menuturkan, pengaturan ulang jadwal ini tidak akan menggangu jika ada yang ingin tetap melakukan imunisasi.

“Jadi bukan berarti hak masyarakat untuk mendapatkan kesehatan dihilangkan. Masih ada waktu karena pelaksanaannya hingga September,” katanya.

Sejak imunisasi dilaksanakan di Kalbar, Andy mengungkapkan, pihaknya belum menerima laporan terkait kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI)

“Sampai sekarang Komite Daerah (Komda) Pengkajian dan Penanggulangan KIPI belum menerima aduan,” ucapnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat melaporkan bila ada temuan KIPI.

“Salah satu reaksi dari setiap individu itu tidak sama. Ada yang tidak ada reaksi, tapi ada juga yang mendapat reaksi. Jadi tolong laporkan ke Komda,” ujarnya.

Reaksi itu, jelas dia, bisa saja seperti alergi. Apabila terjadi maka penanganan secepatnya di Puskesmas.

“Penanganannya di Puskesmas, dan Komda KIPI akan melihat reaksi itu karena imunisasi atau memang sebelumnya ada kasus lain dan muncul saat diberikan imunisasi. Jadi Komda itu akan meneliti dan mengkajinya,” tutur dia. (qrf)