Kapolda Apresiasi NU Kalbar Latih Pendakwah Jaga Persatuan

oleh

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono bersama pimpinan PBNU dan Ketua Tanfidziyah PWNU Kalbar di acara TOT di Kompleks Asrama Haji, Pontianak, Jumat (6/4/2018). KILASKALBAR.com

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, menyambut baik kegiatan rapat pimpinan training of trainer (TOT) muharrik (penggerak) masjid dan dakwah yang diadakan Pengurus Wilayah Nahdlatul (PWNU) Kalbar, di Kompleks Asrama Haji, Pontianak, Jumat (6/4/2018) malam.

Menurutnya, pelatihan kepada pelatih yang terdiri dari para pendakwah dari 14 kabupaten/kota di Kalbar ini sebagai bentuk penguatan terhadap umat di mana dimulai dari para pendakwah dengan menyebarkan pesan-pesan dakwah yang menyejukkan.

“Tentunya ini hal positif, tentunya ini (diharapkan) dapat menyebarkan hal-hal positif dalam menjaga persatuan dan kesatuan di wilayah Kalimantan Barat ini. Ini sampai disebarkan ke kabupaten-kabupaten. Ini semua perwakilan dari kabupaten ada,” kata Kapolda usai membuka acara TOT.

Pelatihan ini diikuti ratusan pendakwah dari pengurus cabang NU se-Kalbar. Para pendai dilatih bagaimana nantinya dalam berdakwah bisa menyampaikan dengan cara-cara yang bijaksana. Bukan sebaliknya, menyampaikan ceramah yang berpotensi menyulut umat menjadi terpecah.

Baca juga: NU Kalbar Latih Ratusan Pendakwah, Hildi: Berdakwah dengan Kasih Sayang

TOT yang menghadirkan salah satu pimpinan Pengurus Besar NU (PBNU) ini, mengusung tema, peran takmir masjid dan khatib dalam menebar Islam damai serta menangkal politisasi isu suku, agama ras, dan antar golongan (SARA).

Pelaksanaannya dari 6-8 April 2018. Materi yang disampaikan di antaranya tata cara berdakwah dengan berdasar Islam Ahlussunah wal Jamaah dan Islam Nusantara.

“Ini acara sangat bagus sekali, memberikan pencerahan tentang bagaimana menjaga Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-undang Dasar 1945,” tutup Kapolda. (qrf)