Dewan Adat Dayak Kalbar Sinkronkan Program dengan Pemerintah

oleh
Ketua DAD Kalbar Jakius Sinyor memukul gong, membuka acara Rakor I di Hotel Star, Pontianak, Jumat (6/4/2018)

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang pertama. Kegiatan yang dihadiri perwakilan DAD 14 kabupaten/kota ini mengusung tema, melalui rakor DAD Provinsi Kalbar, kita perkuat eksistensi, tugas pokok, peran dan fungsi DAD.

“Rakor ini sudah masuk dalam program kita, karena ini salah satu agenda DAD,” ujar Ketua DAD Kalbar, Jakius Sinyor, di tempat diselenggarakannya rakor, di Hotel Star, Pontianak, Jumat (6/4/2018) malam.

Rakor ini juga mengangkat sub tema, mempertahankan dan memperkuat eksistensi Dayak di tengah keberagaman dalam bingkai NKRI. Pelaksanaan rakor mulai dari 6-8 April 2018.

“Rapat kerja ini, provinsi kita ingin mensinkronkan apa yang sudah dilaksanakan oleh DAD-DAD kabupaten/kota,” ucapnya.

“Rakor pertama ini kita mensinkronkan program-program daerah yang akan kita masukkan nanti ke program provinsi, dan ini akan kita ajukan kepada program pemerintah,” terangnya.

Ia menyebutkan, di DAD ada 21 biro. Biro-biro ini diselaraskan dengan program-program yang ada di pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi.

Salah satu contoh mensinkronkan program DAD dengan program yang ada di pemerintah, adalah bagaimana DAD membahas berkaitan dengan hutan adat, sosial kemasyarakatan, dan lain sebagainya.

“Terutama di daerah-daerah berkenan dengan hutan adat, itu nanti juga akan dijelaskan oleh Dinas Kehutanan. Karena di situ ada hak-hak kita, maka regulasi yang menyelesaikan itu. Supaya hak-hak itu bisa diambil oleh masyarakat adat,” jelas Jakius. (qrf)