Terobos Jalanan Berkubang, IOF Kalbar Gelar Bakti Sosial Layanan Kesehatan di Suti Semarang

oleh -1.630 views

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Para penggiat otomotif yang tergabung dalam Indonesia Off-road Federation (IOF) Kalbar menggelar bakti sosial di Kecamatan Suti Semarang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada 1-3 Februari 2019.

Bakti sosial yang digelar kali ini berupa layanan kesehatan, diantaranya pemeriksaan USG untuk ibu hamil atau para ibu yang mengalami permasalahan dalam rahim atau kandungannya.

Penasehat IOF Kalbar, Bruder Stephanus Paiman mengatakan, layanan kesehatan ini dilakukan oleh salah satu anggota IOF, yaitu dokter Made Arsana Sp.Og yang ditemani istrinya. Selain itu juga dibantu oleh perawat kesehatan yang turut membantu proses bakti sosial tersebut.

“Dokter Made bersama perawat Iwan langsung menangani langsung puluhan warga yang datang ke Balai Desa Suti Semarang tempat baksos dilaksanakan,” ungkap Bruder Stephanus yang juga Ketua FRKP dan JPIC Kapusin, Rabu (6/2/2019).

Proses kegiatan bakti sosial ini pun berjalan dengan lancar dan sesuai dengan waktu yang direncanakan, meski dilaksanakan dengan waktu yang cukup singkat.

Karena, perjalanan menuju desa Suti Semarang baik melalui Bengkayang yang melewati desa Sensiap, Senyawah, Selungki, Kiong, Buratas, Mereseng, Bungkang, Semanga dan Sebaloh harus berjibaku dengan kondisi jalan yang rusak dan berkubang.

Sama halnya dengan team yang masuk dari Ngabang melewati simpang Mungguk, Sengkruh, Mu’um, Anekanyar, Semaro, Unse Rayatn, Tandi, Jangkor dan desa Parek dgn beberapa ruas jalan yang rusak parah.

“Bahkan dalam perjalanan, para offroader juga harus membuat jembatan darurat agar bisa dilewati kendaraan,” ujarnya.

“Dan peserta juga harus menyeberangi dua sungai yang berarus deras saat hujan, tetapi semuanya itu tidak menyurutkan niat baik para offroader,” tambahnya.

Bruder Stephanus yang turun bersama team medis menambahkan bahwa dengan melihat langsungg situasi masyarakat dan kondisi infrastruktur jalan, maka mereka dapat menyampaikan pengalaman tersebut kepada Pemerintah, baik di daerah maupun ke pusat.

Meski demikian, bruder yang dikenal murah senyum ini memohon maaf kepada masyarakat, karena jalan yang sudah hancur seperti kubangan, semakin hancur karena dilalui oleh kendaraan para peserta.

“Semoga ini menjadi titik awal untuk pembangunan infrastruktur jalan di daerah tersebut,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kades Paruk, Lorensius menyambut baik kegiatan baksos yang dilaksanakan IOF Kalbar ini. Lorensius berharap agar kedepan dapat dilaksanakan di desa Parek yang menaungi beberapa dusun.

“Mungkin kedepannya IOF dapat melaksanakan kegiatan serupa, misalnya dengan sunatan massal dan diikuti pengobatan dan pemeriksaan USG,” katanya.

“Hanya harus diprediksi soal cuaca, kalau bisa jangan musim hujan,” tambahnya.

Perjalanan para peserta bakti sosial ini dimulai dari tanggal 31 Januari 2019 via Ngabang menuju desa Suti Semarang dan tiba hari Jumat sore jam 15.45 WIB. Sedangkan team inti IOF berangkat hari Jumat (1/2/2019) dari Polda Kalbar dan dilepas oleh Waka Polda Kalbar menuju Bengkayang. (*)