Lewat Jalan Tikus, Warga Filipina Ditangkap Bersama Pacarnya Saat Hendak ke Pontianak

oleh
Petugas saat mengamankan WNA asal Filipina dan dua warga Indonesia di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat

ENTIKONG, KILASKALBAR.com – Petugas dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Pamtas Yonif 642/Kapuas mengamankan seorang perempuan warga negara Filipina, Michelle Reyes Panuncillon (30) di Jalan Lintas Negara Malindo, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (30/3/2018).

Michelle ditangkap bersama pacarnya, Estu Wanda warga negara Indonesia dan Sidik dalam perjalanan menuju Pontianak.

Pasi Intel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Lettu Inf Andri Putra Situmorang mengungkapkan, ketiganya masuk wilayah Indonesia dari Sarawak, Malaysia lewat jalan tikus tanpa melewati pemeriksaan keimigrasian di Pos Lintas Batas Negara Entikong.

Ketiganya mengaku melewati patok G 131 dari Sarawak menuju Entikong. 

Penangkapan dua WNI dan satu WNA ini, jelas Andri, berawal dari pengecekan rutin jalur jalan tikus di sekitaran Komplek Patoka yang sering dijadikan tempat pelolosan barang ilegal. 

“Usai mengecek, kami kembali ke Pos Kotis, namun di tengah perjalanan pulang, melihat mobil yang mencurigakan jenis Toyota Kijang Innova warna hitam KB 799 AS yang akan berangkat menuju Pontianak,” ujar Andri saat dihubungi KILASKALBAR.com, Senin (2/4/2018).

Melihat kendaraan yang mencurigakan tersebut, Andri lantas menghubungi personil di pos penjagaan Kotis untuk memeriksa kendaraan itu. 

Dalam pemeriksaan itu, petugas juga menemukan bong alat hisap sabu bekas pakai yang diakui oleh Estu Wanda sebagai miliknya.

“Berbekal informasi ini saya bersama anggota jaga terus melakukan pengembangan. Saat kita interogasi penumpang dan supir menunjukkan sikap aneh,” ungkap Andri.

Andri menambahkan, ketika ditanya identitas wanita yang bersamanya, Estu menjawab perempuan itu adalah istrinya. 

Tak puas dengan jawaban Estu, Andri bertanya langsung ke wanita tersebut tapi tidak dijawab. 

Estu kemudian menyampaikan bahwa istrinya bisu. Petugas kemudian meminta ketiganya mengeluarkan paspor dan KTP. 

Tetapi perempuan yang diketahui bernama Michelle Rayes Panuncillon tidak bisa menunjukkan paspor, justru mengeluarkan I-KAD.

“Saat itulah diketahui wanita yang bersama Estu ini adalah warganegara Filipina dan Estu sengaja menyampaikan wanita itu bisu untuk mengelabui anggota yang sedang melakukan pemeriksaan di pos penjagaan,” ujar Andri.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan Sidik, mereka dibawa oleh orang tak dikenal dari pangkalan Bus Tebedu ke pos keamanan PLBN Entikong. 

Dari situ, ketiganya kemudian naik ojek ke rumah salah satu warga Entikong berinisial S. Sampai dirumah S mereka ketemu supir yang akan membawa mereka berangkat ke Pontianak. 

“Ketiganya kita serahkan ke pihak Imigrasi Entikong untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” ujar Andri. (Noy)