Jelang Ramadhan, Pertamina Tambah Pasokan Stok LPG Subsidi Hingga 15 Persen

oleh -951 views
Marketing Branch Manager Pertamina, Kalbarteng Teuku Johan Miftah

PONTIANAK, KILASKALBAR.com
PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalbarteng akan memperkuat stok LPG subsidi sebesar tujuh hingga 15 persen dari kebutuhan normal sepanjang bulan Ramadhan 2018.

Marketing Branch Manager Pertamina Kalbarteng, Teuku Johan Miftah mengatakan, penambahan distribusi dan stok LPG tersebut, berdasarkan dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

Pengalaman tahun sebelumnya, sebut Johan, yaitu bulan ramadhan dan lebaran mengalami peningkatan hingga tujuh persen, sementara akhir tahun meningkat menjadi 12 persen.

Sehingga pada tahun ini, distribusi dan stok LPG subsidi ditambah menjadi 15 persen.

Menyikapi kondisi tersebut, Johan mengimbau kepada masyarakat Kalbar dan Kalteng, untuk tidak khawatir akan kesulitan dalam mendapatkan LPG subsidi, karena pihaknya sudah melakukan penambahan pasokan dan stok tersebut.

“Insya Allah stok LPG subsidi aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Johan, Jumat (4/5/2018).

Johan menambahkan, kesadaran masyarakat Kalimantan Barat untuk beralih dari LPG subsidi ke non-subsidi mulai baik.

“Berdasarkan data yang kami dapat, tercatat sekitar lima persen masyarakat yang sebelumnya menggunakan LPG subsidi, kini sudah beralih ke LPG non-subsidi,” kata Johan.

Angka lima persen tersebut, sambung Johan, merupakan suatu langkah yang bagus, apabila dilihat dari angka kesadaran masyarakat yang beralih ke LPG non-subsidi tersebut.

Peralihan tersebut tidak terlepas dengan telah terjalinnya kerja sama antara Pertamina dengan pemerintah kabupaten/kota di Kalbar, dalam mensosialisasikan terkait penggunaan LPG subsidi yang memang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu.

Dari data Pertamina, kebutuhan normal LPG tabung tiga kilogram di Kalbar per hari sekitar 100 ribu tabung, kemudian kebutuhan normal bright gas 5,5 kilogram atau sebanyak 700 tabung per hari, untuk LPG 12 kilogram sebanyak 1.400 tabung per hari. (Noy)