Pertamina : Kesadaran Masyarakat Beralih ke LPG Non Subsidi Meningkat

oleh -899 views
Marketing Branch Manager Pertamina, Kalbarteng Teuku Johan Miftah

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Marketing Branch Manager Pertamina Kalbarteng Teuku Johan Miftah mengatakan, kesadaran masyarakat Kalbar untuk beralih ke LPG subsidi non subsidi mulai baik dan ada peningkatan.

Berdasarkan data dari Pertamina, tercatat sekitar lima persen masyarakat yang sebelumnya menggunakan LPG subsidi, saat ini sudah beralih ke LPG non-subsidi.

Kebutuhan normal LPG tabung tiga kilogram di Kalbar per hari sekitar 100 ribu tabung, kemudian kebutuhan normal bright gas 5,5 kilogram atau sebanyak 700 tabung per hari, untuk LPG 12 kilogram sebanyak 1.400 tabung per hari.

“Angka lima persen tersebut, suatu langkah yang bagus, kalau dilihat dari angka kesadaran masyarakat yang beralih ke LPG nonsubsidi tersebut,” ujar Johan di Pontianak, Kamis (3/5/2018).

Peralihan tersebut, sebut Johan tidak terlepas dengan telah terjalinnya kerja sama antara Pertamina dengan pemerintah, baik di tingkat kabupaten/kota di Kalbar, dalam mensosialisasikan terkait penggunaan LPG subsidi yang memang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu.

Hingga saat ini, memang masih banyak masyarakat yang belum beralih kepada LPG nonsubsidi tersebut.

Meski demikian, pihaknya Pertamina optimistis secara bertahap masyarakat akan beralih, ditunjang dengan sinergisitas antara Pertamina dengan pemerintah kabupaten/kota yang punya perangkat dalam mensosialisasikan tersebut kepada masyarakat.

Hingga saat ini, Pertamina sudah melaksanakan sosialisasi penggunaan gas nonsubsidi atau bright gas kepada para aparatur sipil negara serta kepada pelaku usaha di 10 kabupaten/kota dari 14 yang ada di Kalbar.

“Kami yakin ke depannya masyarakat semakin sadar,” kata Johan.

“Sehingga bagi yang mampu akan beralih menggunakan LPG nonsubsidi, seperti bright gas lima kilogram dan lainnya,” tambahnya. (Noy)