Jokowi : Hampir Semua Negara Mengalami Penurunan Nilai Mata Uang

oleh -977 views
Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai membuka Musrenbangnas Tahun 2018 di Puri Agung Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4). (Foto: Humas/Jay).

JAKARTA, KILASKALBAR.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, terkait dengan pelemahan nilai tukar Rupiah yang pada hari-hari terakhir ini mendekati angka Rp14.000 per Dollar AS, bahwa urusan kurs ini hampir terjadi di semua negara.

Jokowi menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan fenomena pasar global yang dialami semua negara.

“Kursnya, kena dampak dari kebijakan-kebijakan terutama di kenaikan suku bunga di Amerika Serikat,” ujar Jokowi, Senin (30/4/2018).

Meski demikian, Jokowi memastikan bahwa pemerintah tidak akan intervensi urusan moneter, karena hal tersebut merupakan kebijakan dari Bank Indonesia (BI).

Terkait dengan kemungkinan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2018 dengan perkembangan nilai tukar rupiah, Jokowi mengatakan akan ada rapat KKSK (Komite  Kebijakan Sektor Keuangan) yang membahas persoalan tersebut.

Jokowi juga mengatakan, bahwa  fundamental ekonomi Indonesia saat ini baik.

“Ada growth dan pertumbuhan, inflasi juga bisa dikendalikan kurang lebih 3,5 persen, kemudian juga ekspor masih baik dan defisit neraca juga semakin baik,” katanya.

“Ya artinya, fundamental makro kita baik,” tambah Jokowi. (*/Noy)