Pemkab Landak Siapkan Tempat Karantina Mandiri Bagi Pasien dan Tenaga Medis Terinfeksi Covid-19

oleh -490 views
IST.

LANDAK, KILASKALBAR.com – Pemerintah Kabupaten Landak telah menyediakan tempat karantina mandiri pagi pasien kategori orang tanpa gejala (OTG) maupun tenaga medis yang ditemukan terinfeksi Covid19.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat ditemui di posko gugus tugas pusat pengendalian operasional penanganan Covid-19 Kabupaten Landak, Rabu (29/4/2020).

“Kami terus memonitor dan kami sudah menyiapkan bangsal isolasi untuk PDP dan juga menyediakan tempat karantina untuk pasien, serta tempat karantina bagi tenaga medis yang terinfeksi tapi tanpa gejala,” ujar Karolin.

Diungkapkan Karolin bahwa pihaknya telah merubah beberapa tempat berlokasi di RSUD Landak di antaranya rumah singgah yang selama ini dimanfaatkan sebagai penginapan keluarga pasien menjadi tempat karantina OTG, kemudian menyediakan salah satu bangsal sebagai tempat isolasi untuk pasien dalam pengawasan (PDP).

“Di seputar RSUD, jadi sementara kami merubah fungsi rumah singgah untuk keluarga pasien untuk menjadi tempat karantina OTG. Kemudian ada satu bangsal yang kami rubah juga untuk karantina OTG,” ungkap Bupati Landak.

Ia juga mengungkapkan juga telah menyediakan tempat khusus untuk tenaga kesehatan yang kemungkinan ada terindikasi terinfeksi Covid-19.

“Kemudian kami menyewa satu penginapan untuk tenaga kesehatan yang terinfeksi dan tidak bisa pulang kerumah masing-masing,” kata Karolin.

Di tempat berbeda Direktur RSUD Landak dr. Wahyu Purnomo mengkonfirmasi bahwa pihaknya memang sudah menyediakan tempat untuk penanganan Covid-19, mulai dari tempat isolasi mandiri untuk OTG, hingga bangsal untuk perawatan PDP.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pasien atau orang terdampak Covid ni ada beberapa kriteria ada OTG, ada ODP, ada PDP dan ada pasien terkonfirmasi. Rumah Sakit Landak sudah menyiapkan SPO untuk menangani kesembuhannya itu, mulai dari pasien tanpa gejala, namun dalam pengawasan yang tidak dapat isolasi mandiri dirumah karena satu dan lain hal  maka sudah disiapkan juga tempat untuk pasien tersebut isolasi diri,” terang Wahyu.

Walaupun RSUD Landak bukan rumah sakit rujukan yang ditunjuk pemerintah untuk perawatan pasien Covid-19, tetapi Wahyu mengatakan pihaknya tetap harus menyediakan tempat untuk isolasi, perawatan pasien, hingga tempat karantina.

“Kemudian untuk pasien yang PDP kami juga sudah siapkan ruang isolasi untuk merawat pasien tersebut sementara. Mengingat Rumah sakit kami bukan rumah sakit rujukan sehingga pada kasus tertentu harus kami rujuk pada rumah sakit rujukan yang sudah ditunjuk oleh pemerintah, namun untuk merawat pasien itu kami juga sudah siapkan ruangan yang khusus untuk itu,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Wahyu bahwa Pemda Landak memang telah menyediakan tempat untuk karantina bagi tenaga medis, walaupun dikonfirmasi olehnya hingga saat ini belum ada tenaga medis di Rumah Sakit Landak yang terinfeksi virus corona.

“Kemudian untuk tenaga medis sampai saat ini tidak ada tenaga medis kami yang terdeteksi terjangkit Corona, namun kami juga sudah menyiapkan ada beberapa tempat khusus apabila ada beberapa dari tenaga kesehatan kami yang tertular, sudah disediakan tempatnya,” terang Wahyu. (*)