Galang Dana untuk Korban Bencana, Aksi Sosial PMII Dihentikan Satpol PP Pontianak

oleh -2.223 views
Salah satu aktivis PMII berdebat dengan Kasatpol PP Pontianak, Syarifah Adriana.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pontianak Kalimantan Barat menggelar penggalangan dana di Bundaran Digulis Pontianak, Jumat (25/1/2019) siang.

Penggalangan dana tersebut bertujuan untuk membantu saudara-saudara yang terkena musibah di Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Maros, Pangkep, dan Barru. Namun, saat setelah penggalangan dana mulai berjalan dan mulai mendapatkan dana dari para masyarakat, petugas Satpol PP menghalangi aksi penggalangan dana tersebut. Ironisnya, atribut-atribut dan kardus-kardus mahasiswa untuk penggalangan dana itu dibawa oleh Satpol PP.

Menurut Ismail selaku Kordinator lapangan aksi penggalangan dana, aksi penggalangan dana ini bukan hanya sekali atau dua kali melainkan sudah berkali- kali. Tapi, kenapa secara tiba-tiba waktu berjalannya aksi kali ini malah langsung berhadapan dengan Satpol PP.

“Sejak dulu kami melakukan aksi penggalangan dana tidak ada permasalahan. Bahkan, sudah izin ke Dinsos. Namun, kali ini malah dipersulit dalam mengurus surat izin aksi penggalangan dana ini. Lebih dari itu kami sebenarnya masih belum tahu tentang Perda kali ini,” tegas Ismail kecewa.

Diceritakannya, awal peraturan untuk perizinan aksi penggalangan dana ini harus kepada pihak kepolisian. Akan tetapi sekarang ini sudah berubah yaitu melalui Dinas Sosial. “Sedangkan kami sudah izin kepada Dinsos. Dari Dinsos pun tidak ada masalah apa-apa,” katanya.

Sedangkan menurut Syarifah Ardiana selaku Kasat Pol PP, meminta agar aksi penggalangan dana ini harus diberhentikan, saya akan Tipiring dan akan ditindaklanjuti secara hukum,” ancamnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kali ini dianggap sebagai sosialisasi. Untuk membantu saudara yang terkena musibah itu masih banyak jalan lainnya. Untuk itu, ia meminta kotak-kotak itu dikumpulkan.

“Sebanarnya bukan hanya kotak-kotak yang harus dibawa, tapi harus dengan uangnya. Akan tetapi karena rasa sayang dan kasihan jadi kami dari pihak Satpol PP hanya akan membawa
kotak-kotaknya saja. Untuk uangnya tidak apa-apa agar disalurkan oleh para aksi penggalangan dana,” jelas Syarifah.

Farizal Amir, Ketua PC PMII Kota Pontianak menolak permintaan tersebut. Bahkan, ia meminta jika ingin membawa kotak-kotak ini silakan bawa. Akan tetapi jangan dibawa semuanya. “Karena uang ini kami akan kirimkan buat bantuan kepada saudara-saudara yang terkena musibah,” tegasnya.

Aksi tersebut diikuti oleh puluhan kader PMII se Kalbar mulai dari PMII Kubu Raya dan PMII Kota Pontianak. (*)