Penutupan Festival Paret Nenas Dimeriahkan Berbagai Lomba

oleh -219 views
Penutupan Festival Paret Nenas di Kecamatan Pontianak Utara.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Festival Parit Nanas yang dimulai pada 17 Agustus, berakhir hari ini, Sabtu (24/8/2019).

Berbagai kegiatan pun digelar. Di antaranya lomba mural, foto, dan vlog.

Gawai rakyat ini digelar untuk mengampanyekan akan keberadaan parit di Paret Nanas, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Ketua Kreasi Sungai Putat (KSP), Syamhudi, menilai festival paret bagian dari cara mengampanyekan parit yang ada di perkotaan. Dari sisi pemerintah, mendorong untuk memproritaskan juga perhatian ke pada parit baik dari kebijakannya maupun teknis.

“Hal ini dikarenakan parit tidak sekadar wadah aliran air melainkan masa depan keberadaan kota ini akan terhubung erat dengan keberadaan paret-paret kota,” kata Syamhudi.

Dia menjelaskan, siklus parit kota, yakni hutan gambut, pemukiman dan Sungai Kapuas. Dari sisi lainnya, mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap parit dari rasa memiliki menjadi menjaganya.

“Karena (jika) parit hilang, peradaban hilang. Gambut hilang, kota tenggelam,” ujarnya.

Di lain pihak, Camat Pontianak Utara, Aulia Candra, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga parit.

“Harapan saya kita kembali bisa menjaga parit kita. Di Pontianak Utara ini yang insyaallah
masih bisa dipergunakan sebagai saluran air. Jangan pula parit dijadikan tempat berdagang, karena orang mau lewat susah, tolong kita jaga sama-sama menjaga. Mari menjadikan Paret Nanas ini salah satu destinasi wisata. Mau bersampan kano bisa di Bentasan sana, sudah ade lifejacket, pelampungnya, bagi yang mau berenang silakan,” katanya.

Lurah Siantan Hulu, Tirta Arifin, mengaku bersyukur kegiatan Festival Paret Nenas berjalan lancar.

“Alhamdulillah selama palaksanaan Festival Paret Nanas mulai tanggal 17 Agustus sampai dengan 24 Agustus dapat berjalan dengan lancar,” kata Tirta Arifin.

Kegiatan ini terselenggara atas bantuan dan dukungan dari berbagai pihak.

“Teman-teman panitia Gerakan Senyum Kapuas, Kreasi Suangai Putat dan Kelompok Pemuda Paret Nenas,” ucap Lurah Siantan Hulu, Tirta Arifin.

“Selamat kami ucapkan kepada para pemenang Lomba dalam rangka Festival Paret Nenas semoga bisa terus mengembangkan diri dan terua ikut mempromosikan potensi daerahnya sendiri yaitu Paret Ndnas. Ke depan rencananya akan ada pendampingan khusus dari Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kota Pontianak terkait pengelolaan Paret Ndnas, semoga bisa merubah stigma negatif Paret Nenas menjadi lebih baik,” tutur Arifin. (*/noy)