Kumpul Ngopi, Polres Singkawang Serap Aspirasi

oleh -161 views
Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi, menyampaikan sambutan di kegiatan KPKS.

SINGKAWANG, KILASKALBAR.com – Kepolisian Resort (Polres) Singkawang punya cara tersendiri dalam menyerap aspirasi dari berbagai pihak terhadap kinerjanya. Salah satu yang dilakukan, dengan mengadakan kopi pagi yang melibatkan berbagai stakeholder.

Digelar di Warung Kopi Tiam Rusen, salah satu bangunan tua di Singkawang, Rabu (23/10/2019), Polres Singkawang mengundang Oganisasi Perangkat Daerah (OPD), Kodim 1202, KPU, Bawaslu, PGRI, FKUB, organisasi pemuda, agama, dan kemasyarakatan, serta para tokoh lintas etnis dan agama.

Kopi Pagi Kasih Solusi (KPKS) bersama Komunitas Pencinta Kopi (KPK), demikian pertemuan multi pihak itu dikemas.

“Dengan acara inilah kami menyerap aspirasi dari masyarakat. Terakhir kami adakan di Sagatani. Kami ingin mendengar langsung teguran,” ujar Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi.

Raymond mengatakan, dengan pertemuan ini, pihaknya secara langsung dapat mendengar masukan tanpa perlu ada yang ditutup-tutupi.

“Mungkin dari internal kami baik, tapi kami perlu mendengarkan masukan dari pihak luar. Di tempat inilah kami menyerap aspirasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu pula, Raymond menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak atas dukungan kepada TNI dan Polri pada Pemilu serentak 2019 lalu.

“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dukungan kepada TNI dan Polri. Dengan dilantiknya bapak Presiden, selesailah salah satu tugas kami. Yang membuat kami bangga, Pemilu di Singkawang terselenggara dengan tertib dan baik,” ucap dia.

“Ini tidak terlepas andil semua pihak yang ada di Singkawang. Sehingga tahapan demi tahapan berjalan dengan baik. Kami bisa mengawal KPU dan Bawaslu melaksanakan tahapan dengan baik,” apresiasi Raymond.

Pelaksanaan Pemilu serentak 2019 yang berjalan lancar, menambah predikat baik bagi kota berjuluk Seribu Kelenteng ini.

“Dengan begitu, predikat Singkawang sebagai kota tertoleran di Indonesia, menjadi lebih spesial lagi. Toleransi dan keamanan Kota Singkawang sangat baik. Sebagaimana dikatakan Bapak Kapolda, bahwa Kota Singkawang menjadi rule model di Indonesia sebagai daerah yang aman, damai, dan toleran,” kata Raymond.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang, Sumastro, menyampaikan apresiasi kepada pihak Polres yang telah memfasilitasi acara tersebut.

Sumastro berharap kegiatan KPKS memberikan dampak positif bagi multipihak di Singkawang.

“Mudah-mudahan acara ini menumbuhkan suatu efek yang sangat positif bagi kearaban, kekeluargaan sehingga Kota Singkawang menjadi kota tertoleran di Indonesia. Tidak ujug-ujug Kota Singkawang menjadi kota tertoleran tetapi ada proses panjang. Proses yang dibangun secara bersama-sama. Semoga acara ini bisa dilaksanakan secara periodik,” harapnya.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Singkawang mengapresiasi pihak kepolisian. Menurut Ketua PGRI Kota Singkawang, Jaka Kelana, di sektor pendidikan, Polres Singkawang sangat membantu.

“Seperti pada saat jam sekolah, siswa yang ingin pergi ke sekolah, anggota kepolisian hadir di titik-titik perlintasan siswa ataupun di jalan yang berdekatan dengan sekolah yang mengatur arus lalu lintas sehingga sangat membantu. Demikian juga kepada siswa yang usianya sudah cukup untuk memiliki SIM, pihak kepolisian tidak mempersulit,” tuturnya. (noy)