Sutarmidji Surati Kepala Daerah agar Warga Salat Idul Fitri di Rumah dan Tidak Mudik

oleh -338 views
Sutarmidji. (IST)

PONTIANAK, KILASKALBAR.comGubernur Sutarmidji menyurati seluruh kepala daerah se-Kalbar untuk menindaklanjuti hasil rapat koordinasi yang dipimpin Menko Polhukam paa Senin (18/5/2020), terkait pengamanan dan penegakan protokol kesehatan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

Dalam surat tertanggal 20 Mei 2020, Sutarmidji menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan yang sifatnya mengumpulkan orang dalam jumlah banyak merupakan satu hal yang dilarang, sesuai dengan protokol kesehatan dan sejumlah aturan yang dikeluarkan pemerintah.

Kedua, diharapakan kepada pemerintah kabupaten dan kota bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat melakukan sosialisasi dan mengimbau dengan sangat kepada masyarakat agar sedapat mungkin melaksanakan salat Idul Fitri di rumah masing-masing. Hal ini guna memutus rantai penularan Covid-19.

Ketiga, dikarenakan hal ini sangat sensitif dan akan berdampak secara sosial dan politik, maka pemerintah kabupaten dan kota diharapkan dapat mengantisipasi adanya pihak-pihak yang tetap mengharapkan untuk melaksanakan salat Idul Fitri di masjid maupun di lapangan secara selektif, dengan mengantisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Keempat, kegiatan mudik dalam rangka Idul Fitri tetap dilarang. Untuk itu dimintakan kepada pemerintah kabupaten dan kota agar berkoordinasi dengan aparat kepolisian, Dinas Perhubungan dan Polisi Pamong Praja Kabupaten/Kota agar meningkatkan penjagaan, terutama pada malam hari. Karena diindikasikan para pemudik memanfaatkan kelengahan petugas pada saat malam hari.

Dan yang terakhir, protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat guna memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19. (*)