Komunitas Kampong Wisata Sukses Adakan Pasar Ramadhan di Pemangkat

oleh -1.835 views
Komunitas Kampong Wisata bersama Pengurus Masjid At-Taqwa dan peserta lomba berfoto bersama.

SAMBAS, KILASKALBAR,com – Komunitas Kampong Wisata bersama dengan Pengurus Masjid At-Taqwa Pemangkat, sukses menggelar Pasar Ramadhan 1440 H, pada 12-19 Mei 2019.

Pasar Ramadhan 2019 ini pertama kalinya digelar di Halaman Masjid At-Taqwa Pemangkat, di mana kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat.

Pasar yang menjual berbagai juadah untuk berbuka puasa ini, digagas oleh anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas Kampong Wisata. Sebelumnya, komunitas ini juga sukses melaksanakan kegiatan (Pasar Pagi Pemangkat) yang dilaksanakan bulan lalu di mana ratusan masyarakat kecamatan Pemangkat hadir dan turut dihadiri pula oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, ketua DPRD, Camat dan Kepala Desa.

“Melihat antusias masyarakat dalam kegiatan Pasar Ramadhan tahun ini, insyallah tahun depan akan kami adakan kembali, tentunya dengan konsep yang lebih matang dari tahun ini,” ujar Agung, ketua panitia Pasar Ramadhan 1440 H, Senin (19/5/2019).

Dalam Pasar Ramadhan kali ini komunitas Kampong Wisata tidak hanya menawarkan stand kuliner untuk berbuka puasa, tetapi juga mengadakan lomba untuk siswa SD se-Kecamatan Pemangkat, seperti lomba mewarnai, kaligrafi, pildacil, azan dan hafalan surah pendek.

“Ada sekitar seratusan peserta yang mendaftar, karena kita juga mengadakan beberapa lomba untuk anak-anak tingkat SD se-Kecamatan pemangkat,” terang Agung.

Secara umum, kegiatan Pasar Ramadhan berjalan sukses. “Alhamdulilah sukses. Penutupan kita sengaja mengundang seluruh peserta dan koordinator dari sekolah masing-masing, pembagian hadiah sekaligus buka bersama,” tutup Agung.

Ketua Komunitas Kampong Wisata, Al muzafir, menambahkan, kegiatan tahun depan direncanakan lebih matang dari tahun ini.

“Mungkin kegiatan tahun depan yang menjadi bahan evaluasi kami untuk stand bazarnya, karena kami tidak mencapai target. Insyalah tahun depan akan kami perbaiki,” katanya.

“Yang jelas kami minta dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, semoga tahun depan kami bisa berkerjasama dengan pemerintah,” tutup alumni dari Ikatan Keluarga Besar Mahasiswa Sambas (Ikamas) Yogyakarta ini. (*/noy)