Suara Pemuda di Ujung Negeri, Calon Kepala Daerah 2020 Harus Memiliki Visi dan Misi Membangun Wilayah Perbatasan

oleh -197 views
Ketua Forum Perbatasan Provinsi Kalimantan Barat,, Abelnus.

SAMBAS, KILASKALBAR.com – Ketua Forum Perbatasan Provinsi Kalimantan Barat, Abelnus, mengatakan bahwa bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati tahun 2020 yang kabupatennya berbatasan langsung dengan negara Sarawak, Malaysia, harus memiliki visi dan misi yang sama dengan pemerintah pusat untuk membangun wilayah perbatasan di berbagai sektor pembangunan.

Menurut dia, bahwa wilayah perbatasan merupakan domain pemerintah pusat termasuk dengan pembangunan. Maka bakal calon bupati dan bakal wakil bupati ke depan harus memiliki kemampuan komunikasi dan koordinasi dengan kementerian terkait agar pembangunan sebagaimana yang diharapkan masyarakat di perbatasan dapat terealisasi.

“Selanjutnya bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati harus lebih agresif dalam memperjuangkan daerah perbatasan, jangan hanya menunggu,” ujarnya kepada kilaskalbar.com, Kamis (18/7/2019).

Sambung Abelnus, kebutuhan masyarakat perbatasan, di antaranya infrastruktur dasar (jalan, kesehatan, pendidikan, penerangan dan air bersih), yang masih menjadi masalah utama.

“Jika infrastruktur dasar tidak terpenuhi bagaimana mau sejahtera? Kan hasil bumi tidak dapat terjual akibat tidak memiliki infrastruktur jalan,” kata Abelnus.

Sebut Abelnus, di perbatasan Kecamatan Ketungau Hulu, Desa Jasa atau Senaning sangat memprihatinkan infrastaruktur jalannya. Karena kalau di musim hujan, tidak dapat dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Saya kira masyarakat juga harus berperan aktif untuk menentukan pemimpin lima tahun ke depan, jangan terhanyut oleh rayuan visi dan misinya saja. Namun kenali karakteristik para bakal calon bupati tersebut secara teliti,” katanya.

Kata Abelnus, saat ini para kandidat telah mulai mengenalkan dirinya. “Saya harap masyarakat harus cerdas memilih,” ajak dia.

Pembangunan selama ini, menurut Abelnus, pemerintah daerah terutama kepala daerah yang memimpin kabupaten yang berbatasan terkesan menunggu. Tidak ada kreativitas sama sekali. Padahal inovasi dan kreatifitas itu sangat penting dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah dan pembangunan di daerahnya.

“Padahal wilayah perbatasan memiliki potensi yang sangat luar biasa dan dapat menarik minat para investor luar negeri maupun dalam negeri,” ucapnya.

Abelnus berharap, ke depan para pemimpin yang terpilih harus lebih inovatif dan kreatif untuk menggali potensi-potensi yang ada. Sehingga daerah perbatasan lebih maju dan cepat berkembang. (noy)