Karolin Ajak Masyarakat Budidaya Sayuran Secara Hidroponik

oleh -738 views
Panen sawi hidroponik di Kebun Villa Cornelis, Rabu (15/1/2020). (IST)

LANDAK, KILASKALBAR.com – Bupati Landak Karolin Margret Natasa melaksanakan panen sawi hidroponik di Kebun Villa Cornelis, Rabu (15/1/2020), yang turut hadir dalam panen sawi hidroponik Sekda Landak, Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan pangan (DPPKP) Landak, seluruh kepala bidang dan kepala seksi dinas pertanian perikanan dan ketahanan pangan beserta staf.

Ada empat jenis sawi yang telah dipanen yakni sawi keriting, sawi ateng, sawi pagoda dan sawi bunga.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan bahwa sawi hidroponik yang telah di panen adalah sawi organik yang proses pembudidayaannya tanpa menggunakan pestisida kimia.

“Budidaya sawi hidroponik ini merupakan kelanjutan kerja sama dengan dinas pertanian Provinsi Kalimantan Barat dan di tahun 2020 ini, kita akan bekerja sama untuk membudidayakan sawi hidroponik (sawi organik) atau tanaman sayur lainya bersama Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak,” ujar Karolin.

Lebih lanjut Bupati Landak juga menjelaskan bahwa budidaya sawi secara hidroponik dengan umur 21 hari setelah dipindahkan dari persemaian sudah bisa untuk di panen dan perawatan sangat lebih mudah dibandingkan dengan kita budidaya menggunakan media tanah.

“Dengan sistem budidaya hidroponik, kita tidak perlu untuk membersihkan gulama, karena gulma tidak akan tumbuh di sekitar tanaman yang telah kita tanam dan juga kita tidak perlu untuk menyiram air tanaman yang kita tanam karena sudah teraliri dengan air,” jelas Karolin.

Ia juga menyampaikan bahwa di kabupaten Landak sendiri masalah sayuran masih menjadi problem karena sayuran yang di jual di pasaran masih didatangkan dari luar Kabupaten Landak.

“Mudah-mudahan dengan kerja sama yang baik dengan dinas pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak masalah sayuran yang masih mendatangkan dari luar kabupaten Landak bisa kita atasi salah satunya kita akan menggerakkan desa agar dapat melakukan budidaya hidropnik ini,” harap Karolin.

Bupati Landak itu juga menghimbau masyarakat kabupaten Landak untuk membudidayakan sayuran menggunakan hidroponik, karena budidaya hidroponik dapat dibudidayakan di pekarangan rumah.

“Saya mengajak masyarakat Kabupaten Landak untuk mencoba menanam sayuran seperti sawi, kangkung, bayam ataupun tanaman sayuran lainya yang bisa di budidayakan secara hidroponik dipekarangan rumah, selain kita bisa mengkonsumsi sendiri kita juga bisa menjualnya dan akan menambah penghasilan,” ungkap Karolin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Sahbirin, menyampaikan bahwa melalui sistem hidroponik usaha tani menjadi semakin efisien, produktif dan berdaya saing karena harga lebih tinggi dibandingkan dengan yang non hidroponik.

“Mari kita lestarikan budidaya sistem hidroponik atau tanaman Organik untuk menambah pendapatan masyarakat menuju Kabupaten Landak yang mandiri, maju dan sejahtera,” ujar Sahbirin.(*)