Bupati Landak Buka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Sebagai Pondasi Bangsa dan Negara

oleh -58 views
Karolin membuka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. (IST)

LANDAK, KILASKALBAR.com – Bupati Landak Karolin Margret Natasa secara Langsung membuka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika) sekaligus menyampaikan materi kepada peserta yang hadir, di Aula Kantor Kecamatan Sengah Temila, Sabtu (8/2/2020).

Hadir dalam sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini Anggota MPR RI Cornelis  ebagaisnarasumber dan pemateri, Ketua DPRD Landak, Sekda Landak, Camat Sengah Temila, Kapolsek Sengah Temila, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Pada kesempatan ini Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampikan bahwa sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini sangat penting untuk di sosialisasikan kepada seluruh masyarakat, apalagi langsung dari anggota MPR RI yang mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan ini.

“Semakin kita sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan ini, kita harapkan situasi kita menjadi semakin baik di kabupaten Landak ini dengan selalu menjadi masyarakat yang penuh dengan kebersamaan,” tukas Karolin.

Ia juga menjelaskan bahwa kata kalimat Semangat itu disusun dalam bentuk bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, ke 4 Pilar ini menjadi pedoman hidup yang berada di Negara Kebangsaan Indonesia ini.

“Tanpa 4 Pilar Kebangsaan itu kita tetap akan hidup, tetapi itu hanya hidup sebagai manusia dan jika hidup sebagai suatu bangsa tanpa ke 4 Pilar Kebangsaan tersebut, belum tentu bisa kita hidup, Karena 4 Pilar Kebangsaan ini yang menjadi pondasi atau kekuatan kita untuk bangsa dan bernegara,” jelas Karolin.

Bupati Landak juga mengucapkan terima kasih kepada Anggota MPR RI yang turun langsung memberikan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini kepada masyarakat Kabupaten Landak.

“Saya ucapkan terima kasih Kepada Anggota MPR RI yang turun Langsung memberikan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini, saya sangat mendukung sosialisasi ini untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada seluruh masyarakat,” tutup Karolin. (*)