Bawaslu Singkawang Ungkap Hasil Pengawasan Alat Peraga Kampanye Pemilu 2019

oleh -222 views
Ketua Bawaslu Kota Singkawang, Zulita.

SINGKAWANG, KILASKALBAR.com – Dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Singkawang, mencatat, ada 3.348 alat peraga kampanye (APK) berupa baliho dan spanduk yang terpasang di Kota Singkawang.

“Rekap jumlah alat peraga kampanye yang terpasang di Kota Singkawang, totalnya 1.696 spanduk, 1.652 baliho,” sebut Ketua Bawaslu Kota Singkawang, Zulita, dalam kegiatan evaluasi fasillitasi kampanye Pemilu 2019 yang diadakan KPU Kota Singkawang di Kampung Batu Villa & Resto, Selasa (6/8/2019) pagi.

Jumlah APK yang tersebar di lima kecamatan di Kota Singkawang itu merupakan hasil dari pengawasan dan rekap Bawaslu.

“Untuk Singkawang Barat ada 479 (baliho dan spanduk); Singkawang Tengah 773, Singkawang Utara 505, Singkawang Timur 705, dan Singkawang Selatan 886,” kata Zulita.

Berita Terkait: KPU Singkawang Gelar Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilu 2019

Selain rekap, Bawaslu Kota Singkawang juga mendapati pelanggaran APK. “Jumlah APK yang ditertibkan sebanyak 64. APK di tempat yang dilarang ada 23, APK di kendaraan angkutan umum ada 2. Kita tertibkan di tempat,” ungkap Zulita.

Zulita memaparkan, dalam kegiatan tahapan kampanye dalam pemilihan anggota DPR,DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019, pihaknya juga merekap surat tanda terima pemberitahuan kampanye (STTPK) yang diterbitkan Polda Kalbar dan Polres Kota Singkawang dalam kegiatan kampanye pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, kampanye dalam bentuk lainnya serta rapat umum antara lain.

“STTP dari Polda ada 48, dan dari Polres ada 308. Kegiatan kampanyenya antara lain pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, dan kampanye lainnya,” ucapnya.

Berita Terkait: KPU Singkawang Libatkan Multipihak Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilu 2019

Pada masa tenang kampanye, Bawaslu Kota Singkawang menemukan APK yang masih terpasang. Oleh karenanya, Bawaslu bersama pihak terkait melakukan penertiban.

“Ada 2.530 APK yang ditertibkan, dan yang non APK ada 723,” sebut Zulita. (noy)