Ketua IKAMA Anak Muda Kalbar Ajak Masyarakat Beradaptasi dengan New Normal

oleh -914 views
H. Aris. (IST)

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Ketua Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Anak Muda Kalbar, H. Aris mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak diam mengisolasi diri menghadapi kondisi saat ini di mana pandemi coronavirus 2019 (Covid-19) belum juga berakhir.

“Pandemi Covid-19 belum juga bisa dikatakan berakhir. Namun, kehidupan harus terus berjalan dan tidak bisa selamanya manusia diam mengisolasi diri,” ujarnya di Pontianak, Jumat (5/6/2020).

Apabila hal itu terjadi, kata H. Aris, maka akan berdampak negatif di berbagai sektor. Dan yang paling tampak, berdampak buruk pada sektor ekonomi.

“Jika hal itu dilakukan, ekonomi bisa runtuh, industri tidak berjalan, masyarakat kehilangan penghasilan, dan bahkan dikhawatirkan terjadi kekacauan,” ungkapnya.

Ia berpandangan, semua pihak sedari sekarang bisa untuk membiasakan hidup berdampingan dengan pandemi Covid-19, atau yang sedang diterapkan saat ini, kehidupan dengan pol kenormalan baru (the new normal life).

“Masyarakat harus mulai membiasakan hidup berdampingan dengan Covid-19. Tentunya dengan protokol kesehatan yang harus diikuti agar tak turut terpapar,” katanya.

H. Aris menjelaskan, secara sederhana new normal dipahami dengan melanjutkan kebiasaan yang selama ini dilakukan selama isolasi di rumah ke dalam kehidupan yang lebih luas.

“Bencana yang semua pihak tentu tidak menginginkannya ini, kita dituntut harus dapat beradaptasi dengan kondisi sekarang ini. Untuk itu, protokol kesehatan, arahan dari pemerintah harus kita ikuti. Ini mengingat tidak hanya masalah nyawa diri, tapi nyawa orang-orang yang berada di sekeliling kita,” tuturnya. (*)