Dinas PUPRPERA Segera Tindaklanjuti Jembatan Rusak Akibat Banjir di Jelimpo

oleh -626 views
Jembatan rusak di Jelimpo. (IST)

LANDAK, KILASKALBAR.com – Banjir akibat hujan dengan intensitas sedang pada Jumat (27/2/2020) Malam dari pukul 18.00 WIB hingga Sabtu dini hari mengakibatkan meluapnya Sungai Adong di Desa Tubang Raeng dan Desa Pawis Hilir, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak.

Akibat banjir ini, aktifitas masyarakat menjadi terganggu karena ruas jalan terendam air dengan arus yang cukup kuat, bahkan menyebabkan rusaknya papan bendung dan tergerusnya oprit jembatan di ruas jalan Desa Tubang Raeng-Balai Peluntan tepatnya di Dusun Karangan Mas Desa Tubang Raeng.

“Dengan adanya laporan tersebut Dinas PUPRPERA langsung menerjunkan team untuk mengecek kondisi terakhir jembatan tersebut dimana memang mengalami kerusakan yang cukup berat pada sambungan gelegar dan dinding penahan tanah, sehingga anjuran kami untuk kendaraan yang bermuatan berat yang melebihi kapasitas kelas jalan kabupaten tidak direkomendasikan melewati jembatan tersebut untuk sementara waktu,” ujar Kabid Bina Marga Redi Suhendi.

Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa mengingatkan kepada instansi terkait untuk segera menindaklanjuti kerusakan yang terjadi pasca bencana banjir secara cepat dan tepat.

“Saya sudah perintahkan kepada Dinas PUPRPERA untuk segera menindaklanjuti kejadian tersebut, terutama jembatan yang rusak tersebut agar segera dilakukan perbaikan karena jika tidak segera ditangani akan berdampak pada terganggunya aktifitas masyarakat,” terang Bupati Landak saat ditemui di Kantor Bupati Landak, Senin (2/3/2020).

Berdasarkan laporan masyarakat yang disampaikan kepada pihak kecamatan Jelimpo, bahwa telah terjadi kerusakan pada jembatan untuk segera ditindaklanjuti dan diteruskan kepada dinas terkait khususnya Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPRPERA) Kabupaten Landak.

“Dinas Pekerjaan Umum Penatan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPRPERA) Kabupaten Landak juga berkoordinasi dengan Kepala BPBD Kabupaten Landak untuk melakukan tanggap darurat pasca banjir sehingga kedepan saling singkron apa yang mesti dilakukan antar kedua instansi,” ucap Kepala Dinas PUPRPER, Erani, saat dikonfirmasi. (*)