April 29, 2026

Tiga Kapal Pengangut BBM Bersandar di Sintang, Pertamina Tambah Pasokan di Perhuluan Kalbar

IMG-20260224-WA0003

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan 3 Kapal Pengangkut BBM telah bersandar di Fuel Terminal Sintang (Foto: Humas Pertamina)

KILASKALBAR – Setelah sebelumnya terjadi pendangkalan di Sungai Melawi, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan 3 kapal pengangkut BBM telah berhasil sandar di Fuel Terminal Sintang hingga Senin (23/02).

Bersandarnya 3 Kapal Pengangkut BBM ini sebagai bagian dari percepatan tambahan pasokan untuk wilayah hulu Kalimantan Barat karena sebelumnya dalam beberapa pekan terakhir wilayah perhuluan Kalbar harga BBM di tingkat pengecer mencapai Rp.30.000 hingga Rp. 50.000 perliter.

Keberhasilan sandar ini menjadi momentum percepatan normalisasi distribusi BBM di wilayah hulu yang disuplai dari FT Sintang untuk wilayah kabupaten di sekitarnya seiring peningkatan debit sungai dan kenaikan level air Sungai Melawi sejak Jumat (20/02) akhir pekan lalu.

Sebagai bagian dari penguatan suplai, sejumlah kapal telah menyelesaikan proses bongkar muat di Sintang. Kapal OB Neira telah selesai menyelesaikan proses bongkar produk Pertalite dan Kapal OB Kumai juga menuntaskan pembongkaran produk Biosolar serta Pertalite pada Minggu (22/02) untuk memperkuat stok di terminal.

Sementara itu, Kapal OB Goni telah menyelesaikan proses bongkar muat Pertalite pada Senin (23/03). Tambahan pasokan total 4.500 KL yang masuk secara bertahap ini diharapkan semakin mempercepat normalisasi distribusi ke SPBU di wilayah terdampak.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa seluruh langkah percepatan dilakukan secara terkoordinasi dan terukur. Langkah ini dilakukan guna memperkuat stok dan memastikan distribusi energi berjalan optimal serta bertahap kembali stabil.

“Kami memastikan tambahan pasokan terus bergerak menuju Sintang untuk memperkuat stok dan mempercepat normalisasi distribusi. Koordinasi intensif bersama seluruh tim operasional dan pemangku kepentingan terus kami lakukan agar suplai tiba sesuai jadwal dan segera disalurkan ke SPBU prioritas,” ujarnya dalam keterangan rilisnya pada Selasa (24/02/2026).

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah memperkuat distribusi melalui jalur darat menggunakan mobil tangki dari Integrated Terminal Pontianak untuk memastikan pasokan BBM tetap tersedia bagi masyarakat wilayah Hulu ketika jalur sungai belum dapat dilayari secara optimal menuju Fuel Terminal Sintang.

Saat ini, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus mengoptimalkan pengiriman BBM melalui sungai yang diangkut oleh kapal-kapal pengangkut BBM seiring kenaikan level air sungai.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga telah mengaktifkan dermaga alternatif di Sanggau untuk proses pembongkaran muatan kapal ke mobil tangki, sehingga waktu tempuh distribusi dapat dipersingkat.

Koordinasi bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan mitra transportir juga terus dilakukan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran. (dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *